Gelanggang Mahasiswa: Suarakan Kebenaran

Danki 2 Batalyon C Pelopor Sat- Brimob Polda Sumbar- Dharmasraya Jadi Narasumber PKKMB Undhari 2022

299

Dharmasraya, www.gemaundhari.com., Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Dharmas Indonesia (Undhari), pada hari ketiga atau hari terakhir mengundang Brimob Batalyon C Pelopor Dharmasraya untuk menyampaikan materi yang diharapkan dapat mencegah terjadinya terorisme dan radikalisme di kalangan mahasiswa. Penyampaian materi dilaksanakan di Dara Jingga Convention Center Undhari, Rabu (24/08/2022).

Materi tentang pencegahan terorisme dan radikalisme di kalangan mahasiswa disampaikan oleh AKP Andesrianto Danki 2 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatra Barat- Dharmasraya. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor III Undhari, Dr. Amar Salahuddin, M.Pd. panitia pelaksana PKKMB Undhari 2022, dan mahasiswa baru Undhari tahun 2022.

Dalam penyampaian materinya AKP Andesrianto mengungkapkan bahwa kekerasan terjadi jika ada salah satu pihak melakukan tindakan yang dapat menindas atau merugikan pihak lainnya. “Tidak dapat dipungkiri bahwa masa Ospek adalah masa orientasi mahasiswa baru yang seringkali identik dengan kekerasan. Kekerasan adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain dan tindakan tersebut dapat menindas atau merugikan pihak lainnya” jelas Andes.

Beliau menjelaskan tentang apa saja yang termasuk ke dalam tindakan kekerasan, latar belakang, ciri-ciri, indikator, dampak dari terorisme dan radikalisme, pengaruh global terhadap ideologi radikal di Indonesia, terorisme dan jaringan terorisme di Indonesia, serangan teroris di Indonesia, serangan ISIS di Indonesia, terorisme melalui internet dan media sosial, modus aksi teror, dan sasaran target teror. Mahasiswa sangat antusias selama penyampaian materi berlangsung, banyak mahasiswa yang mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan yang diberikan.

Sebagai penutupan materi, AKP Andes berpesan kepada mahasiswa Undhari jangan sampai mendekati atau terkontaminasi tindakan yang mengarah kepada terorisme dan radikalisme. “Sekarang kita telah mengetahui bagaimana kekerasan dapat berubah menjadi tindakan radikal dan selanjutnya mengarah kepada terorisme. Maka dari itu adik-adik mahasiswa jangan sampai mendekati atau terkontaminasi tindakan yang mengarah kepada terorisme dan radikalisme tersebut, karena tindakan tersebut dapat menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan dapat menimbulkan dampak yang bersifat global. Pahami bahaya serta penanggulangannya, mulailah dari diri kita sendiri, lalu kita selamatkan keluarga dan sanak famili kita dari paham radikal dan terorisme” tutup Andes.(Tim)

Leave A Reply

Your email address will not be published.