Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bahasa Gaul: Kreativitas atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    30 September 2026

    Anak Pertama Hanya Lahir Lebih Dulu

    30 September 2026

    AI Sebagai Alat, Bukan Pengganti Berpikir

    30 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Gema Undhari
    Subscribe Now
    • Home
    • Berita

      Lomba Manjujai Bergema di Dharmasraya, Rumah Baca Marenda Hidupkan Kembali Dendang Kasih Warisan Budaya

      28 September 2026

      Bank Nagari Goes to Campus UNDHARI, Dorong Mahasiswa Makin Cakap Kelola Keuangan

      25 September 2026

      Bank Nagari Goes to Campus UNDHARI, Dorong Mahasiswa Makin Cakap Kelola Keuangan

      25 September 2026

      Menggerakkan Mahasiswa, Memperluas Literasi: Inovasi “Relima Goes To Campus” Amar Salahuddin Tumbuh dari Undhari

      19 September 2026

      DPD RI dan LLDIKTI Wilayah X Apresiasi UNDHARI pada Wisuda ke-18, 662 Lulusan Dikukuhkan

      12 September 2026
    • Features
    • Ormawa
    • Opini
    • aspirasi
    • Contact
    Gema Undhari
    Home » Kuliah Jurusan Pendidikan, Mau Jadi Apa?
    Opini

    Kuliah Jurusan Pendidikan, Mau Jadi Apa?

    adminBy admin30 September 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Opini/ Esai
    Oleh: Laras Fadila
    Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNDHARI

    Dharmasraya, www.gemaundhari.com-
    “Kalau kuliah jurusan pendidikan, nanti mau jadi apa?” Pertanyaan tersebut mungkin terdengar sederhana, tetapi cukup sering menjadi pertanyaan yang membuat mahasiswa pendidikan berpikir panjang. Di tengah masyarakat, jurusan pendidikan masih sering dipandang memiliki satu tujuan utama, yaitu menjadi guru. Seolah-olah setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, pilihan karier lulusan pendidikan hanya berada di ruang kelas dan berdiri di depan papan tulis. Padahal, pandangan tersebut terlalu sempit untuk menggambarkan kemampuan dan peluang yang dimiliki oleh lulusan pendidikan.

    Memang benar bahwa menjadi guru merupakan salah satu pilihan utama bagi lulusan pendidikan. Namun, persoalan muncul ketika jumlah lulusan pendidikan tidak sebanding dengan ketersediaan lapangan kerja sebagai guru, terutama guru honorer. Tidak sedikit lulusan pendidikan yang akhirnya harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan pekerjaan tetap. Sebagian lainnya memilih menjadi guru honorer dengan beban kerja yang besar, tetapi memperoleh penghasilan yang relatif kecil. Kondisi ini tentu menjadi sebuah persoalan karena seseorang telah menempuh pendidikan tinggi bertahun-tahun, tetapi setelah lulus masih harus menghadapi ketidakpastian pekerjaan dan kesejahteraan.

    Masalah tersebut kemudian memunculkan anggapan bahwa kuliah di jurusan pendidikan kurang menjanjikan. Bahkan, tidak jarang mahasiswa pendidikan mendapatkan pertanyaan seperti, “Memangnya setelah lulus bisa kerja di mana selain jadi guru?” Pertanyaan ini menunjukkan bahwa masih banyak orang yang belum memahami bahwa ilmu pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan mengajar. Selama kuliah, mahasiswa pendidikan sebenarnya mempelajari berbagai kemampuan, seperti komunikasi, pengelolaan kelas, penyusunan materi, pengembangan media pembelajaran, evaluasi, penelitian, kerja sama, kepemimpinan, hingga kemampuan memahami karakter dan kebutuhan seseorang.

    Menurut saya, kemampuan tersebut dapat diterapkan dalam berbagai bidang pekerjaan. Lulusan pendidikan dapat mengembangkan karier sebagai pengembang bahan ajar, tutor, instruktur, penulis atau editor bahan pembelajaran, pengembang media pembelajaran, tenaga pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, pengelola lembaga pendidikan, hingga bekerja di bidang yang berkaitan dengan teknologi pendidikan. Perkembangan teknologi juga membuka peluang baru melalui pembelajaran digital, pembuatan konten edukasi, platform pendidikan, dan berbagai bentuk pekerjaan kreatif yang membutuhkan kemampuan komunikasi serta pemahaman tentang proses belajar.

    Karena itu, persoalannya bukan semata-mata tentang “jurusan pendidikan bisa kerja apa”, tetapi bagaimana lulusan pendidikan mampu melihat dan mengembangkan kompetensinya. Mahasiswa pendidikan tidak seharusnya hanya mempersiapkan diri untuk menjadi guru, tetapi juga perlu membangun keterampilan lain yang relevan dengan perkembangan zaman. Kemampuan menggunakan teknologi, membuat konten, berkomunikasi, menulis, melakukan penelitian, serta beradaptasi dengan dunia kerja dapat menjadi modal penting setelah lulus.

    Di sisi lain, persoalan kesejahteraan guru juga tidak boleh dianggap sebagai alasan untuk merendahkan profesi guru. Guru memiliki peran penting dalam membentuk kualitas generasi berikutnya. Justru, kondisi ketika guru honorer menerima penghasilan yang kecil perlu menjadi perhatian bersama. Pendidikan yang berkualitas sulit diwujudkan apabila orang-orang yang menjalankan proses pendidikan belum mendapatkan penghargaan dan kesejahteraan yang memadai.

    Pada akhirnya, kuliah di jurusan pendidikan bukan berarti seseorang hanya memiliki satu jalan menuju profesi guru. Menjadi guru adalah salah satu pilihan, bukan satu-satunya pilihan. Lulusan pendidikan memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan ke berbagai bidang selama mereka mau memperluas keterampilan dan tidak membatasi diri pada pekerjaan yang bersifat konvensional.

    Jadi, ketika seseorang bertanya, “Kuliah jurusan pendidikan, mau jadi apa?”, jawabannya tidak harus selalu “jadi guru”. Lulusan pendidikan dapat menjadi banyak hal, selama ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah mampu dikembangkan sesuai dengan kebutuhan zaman. Yang terpenting bukan hanya jurusan apa yang kita pilih, tetapi bagaimana kita mengubah ilmu dari jurusan tersebut menjadi kemampuan yang memiliki nilai dan manfaat di dunia kerja maupun di masyarakat. (Red)

    #gemaundhari #undhari
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Bahasa Gaul: Kreativitas atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    30 September 2026

    Anak Pertama Hanya Lahir Lebih Dulu

    30 September 2026

    AI Sebagai Alat, Bukan Pengganti Berpikir

    30 September 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Our Picks

    Noise-Cancelling Headphones For a Superb Music Experience

    15 Januari 2020

    Harry Potter: 10 Things Dursleys That Make No Sense

    15 Januari 2020

    Dubai-Based Yacht Company is Offering Socially-Distanced Luxury

    15 Januari 2020

    The Courier – a New Song with Benedict Cumberbatch

    14 Januari 2020
    Don't Miss

    Bahasa Gaul: Kreativitas atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    By admin30 September 20260

    Opini/ EsaiOleh: Anida Sisi YaniMahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNDHARI Dharmasraya, www.gemaundhari.com-Bahasa merupakan sarana…

    Anak Pertama Hanya Lahir Lebih Dulu

    30 September 2026

    AI Sebagai Alat, Bukan Pengganti Berpikir

    30 September 2026

    Kuliah Jurusan Pendidikan, Mau Jadi Apa?

    30 September 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Top Posts

    UKM Pramuka Racana Dara Jingga UNDHARI Sukses Gelar Musyawarah Racana

    12 Januari 2026151 Views

    Dies Natalis FIKES UNDHARI 2026 Tekankan Kompetensi dan Profesionalisme Tenaga Kesehatan

    19 April 2026148 Views

    UNDHARI Goes to School Gema di SMAN 2 Tebo, Siswa Kelas XII Antusias Ikuti Sosialisasi Kampus Berkualitas

    15 Januari 2026132 Views

    BEM FIKES Undhari Gelar Acara Keakraban Keluarga, Perkuat Solidaritas dan Gaya Hidup Sehat

    11 Januari 2026126 Views
    Don't Miss

    Bahasa Gaul: Kreativitas atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    By admin30 September 20260

    Opini/ EsaiOleh: Anida Sisi YaniMahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNDHARI Dharmasraya, www.gemaundhari.com-Bahasa merupakan sarana…

    Anak Pertama Hanya Lahir Lebih Dulu

    30 September 2026

    AI Sebagai Alat, Bukan Pengganti Berpikir

    30 September 2026

    Kuliah Jurusan Pendidikan, Mau Jadi Apa?

    30 September 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    About Us
    About Us

    Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: info@example.com
    Contact: +1-320-0123-451

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Bahasa Gaul: Kreativitas atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    30 September 2026

    Anak Pertama Hanya Lahir Lebih Dulu

    30 September 2026

    AI Sebagai Alat, Bukan Pengganti Berpikir

    30 September 2026
    Most Popular

    Wall Tapestries: Add Charm to Bare Walls With Hangings

    13 Januari 20210 Views

    Cutest Pet of the Week: ‘Noodle’ the Syrian Hamster

    14 Januari 20210 Views

    Samsung is Developing Bright MicroLED on Displays for AR Headsets

    14 Januari 20210 Views
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    • Buy Now
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.