Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bahasa Gaul: Kreativitas atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    30 September 2026

    Anak Pertama Hanya Lahir Lebih Dulu

    30 September 2026

    AI Sebagai Alat, Bukan Pengganti Berpikir

    30 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Gema Undhari
    Subscribe Now
    • Home
    • Berita

      Lomba Manjujai Bergema di Dharmasraya, Rumah Baca Marenda Hidupkan Kembali Dendang Kasih Warisan Budaya

      28 September 2026

      Bank Nagari Goes to Campus UNDHARI, Dorong Mahasiswa Makin Cakap Kelola Keuangan

      25 September 2026

      Bank Nagari Goes to Campus UNDHARI, Dorong Mahasiswa Makin Cakap Kelola Keuangan

      25 September 2026

      Menggerakkan Mahasiswa, Memperluas Literasi: Inovasi “Relima Goes To Campus” Amar Salahuddin Tumbuh dari Undhari

      19 September 2026

      DPD RI dan LLDIKTI Wilayah X Apresiasi UNDHARI pada Wisuda ke-18, 662 Lulusan Dikukuhkan

      12 September 2026
    • Features
    • Ormawa
    • Opini
    • aspirasi
    • Contact
    Gema Undhari
    Home » Bahasa Gaul: Kreativitas atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?
    Opini

    Bahasa Gaul: Kreativitas atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    adminBy admin30 September 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Opini/ Esai
    Oleh: Anida Sisi Yani
    Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNDHARI

    Dharmasraya, www.gemaundhari.com-
    Bahasa merupakan sarana yang digunakan manusia untuk berkomunikasi serta menyampaikan pikiran dan perasaan. Di Indonesia, bahasa Indonesia memiliki kedudukan penting sebagai bahasa nasional dan bahasa persatuan. Namun, seiring perkembangan zaman, penggunaannya semakin banyak dipengaruhi oleh bahasa gaul, terutama di kalangan anak muda dan mahasiswa.

    Bahasa gaul berkembang pesat melalui media sosial dan lingkungan pergaulan. Kata-kata seperti “gabut”, “mager”, “baper”, dan “kepo” telah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari. Penggunaannya membuat komunikasi terasa lebih santai, akrab, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kemunculan berbagai istilah baru juga menunjukkan bahwa bahasa terus berkembang dan berubah mengikuti kebutuhan masyarakat.

    Meskipun demikian, penggunaan bahasa gaul secara berlebihan dapat menimbulkan masalah. Kebiasaan menggunakan bahasa santai terkadang terbawa ke dalam situasi formal, seperti ketika mahasiswa menulis tugas, mengirim pesan kepada dosen, melakukan presentasi, atau menyusun karya ilmiah. Dalam konteks tersebut, penggunaan bahasa gaul dapat membuat komunikasi terkesan kurang sopan, tidak tepat, dan tidak sesuai dengan kaidah akademik.

    Menurut saya, bahasa gaul tidak perlu dianggap sebagai ancaman bagi bahasa Indonesia. Keduanya dapat digunakan secara berdampingan selama penutur memahami konteks. Berbicara dengan teman tentu membutuhkan ragam bahasa yang berbeda dari menulis makalah atau menyampaikan pendapat dalam forum resmi.

    Masalah utamanya bukan terletak pada keberadaan bahasa gaul, melainkan pada ketidakmampuan seseorang menempatkan bahasa sesuai dengan situasi dan lawan bicara. Kata “mager” mungkin dapat digunakan ketika berbincang dengan teman, tetapi dalam tulisan ilmiah sebaiknya diganti dengan bentuk yang lebih tepat, seperti “tidak bersemangat melakukan aktivitas”.

    Mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga bahasa Indonesia. Menjaga bahasa bukan berarti harus menolak seluruh istilah gaul. Mahasiswa justru perlu mempunyai keterampilan memilih ragam bahasa. Dalam suasana santai, bahasa gaul dapat menjadi sarana membangun keakraban. Dalam kegiatan akademik dan resmi, bahasa Indonesia yang baik dan benar harus diutamakan.

    Kemampuan tersebut menunjukkan kecakapan berbahasa. Orang yang terampil berbahasa bukanlah orang yang selalu menggunakan bahasa baku dalam segala keadaan, melainkan orang yang mampu menyesuaikan bahasa dengan tujuan, situasi, dan lawan bicaranya.

    Pada akhirnya, bahasa gaul merupakan bagian dari dinamika bahasa di tengah masyarakat. Kehadirannya dapat memperkaya komunikasi dan mencerminkan kreativitas generasi muda. Namun, penggunaannya tetap memerlukan kesadaran dan kebijaksanaan.

    Karena itu, yang diperlukan bukanlah larangan menggunakan bahasa gaul, melainkan pendidikan tentang pentingnya berbahasa sesuai konteks. Gaul boleh, tetapi jangan sampai kehilangan kemampuan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. (Red)

    #gemaundhari #undhari
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Anak Pertama Hanya Lahir Lebih Dulu

    30 September 2026

    AI Sebagai Alat, Bukan Pengganti Berpikir

    30 September 2026

    Kuliah Jurusan Pendidikan, Mau Jadi Apa?

    30 September 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Our Picks

    Noise-Cancelling Headphones For a Superb Music Experience

    15 Januari 2020

    Harry Potter: 10 Things Dursleys That Make No Sense

    15 Januari 2020

    Dubai-Based Yacht Company is Offering Socially-Distanced Luxury

    15 Januari 2020

    The Courier – a New Song with Benedict Cumberbatch

    14 Januari 2020
    Don't Miss

    Bahasa Gaul: Kreativitas atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    By admin30 September 20260

    Opini/ EsaiOleh: Anida Sisi YaniMahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNDHARI Dharmasraya, www.gemaundhari.com-Bahasa merupakan sarana…

    Anak Pertama Hanya Lahir Lebih Dulu

    30 September 2026

    AI Sebagai Alat, Bukan Pengganti Berpikir

    30 September 2026

    Kuliah Jurusan Pendidikan, Mau Jadi Apa?

    30 September 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Top Posts

    UKM Pramuka Racana Dara Jingga UNDHARI Sukses Gelar Musyawarah Racana

    12 Januari 2026151 Views

    Dies Natalis FIKES UNDHARI 2026 Tekankan Kompetensi dan Profesionalisme Tenaga Kesehatan

    19 April 2026148 Views

    UNDHARI Goes to School Gema di SMAN 2 Tebo, Siswa Kelas XII Antusias Ikuti Sosialisasi Kampus Berkualitas

    15 Januari 2026132 Views

    BEM FIKES Undhari Gelar Acara Keakraban Keluarga, Perkuat Solidaritas dan Gaya Hidup Sehat

    11 Januari 2026126 Views
    Don't Miss

    Bahasa Gaul: Kreativitas atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    By admin30 September 20260

    Opini/ EsaiOleh: Anida Sisi YaniMahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNDHARI Dharmasraya, www.gemaundhari.com-Bahasa merupakan sarana…

    Anak Pertama Hanya Lahir Lebih Dulu

    30 September 2026

    AI Sebagai Alat, Bukan Pengganti Berpikir

    30 September 2026

    Kuliah Jurusan Pendidikan, Mau Jadi Apa?

    30 September 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    About Us
    About Us

    Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: info@example.com
    Contact: +1-320-0123-451

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Bahasa Gaul: Kreativitas atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    30 September 2026

    Anak Pertama Hanya Lahir Lebih Dulu

    30 September 2026

    AI Sebagai Alat, Bukan Pengganti Berpikir

    30 September 2026
    Most Popular

    Wall Tapestries: Add Charm to Bare Walls With Hangings

    13 Januari 20210 Views

    Cutest Pet of the Week: ‘Noodle’ the Syrian Hamster

    14 Januari 20210 Views

    Samsung is Developing Bright MicroLED on Displays for AR Headsets

    14 Januari 20210 Views
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    • Buy Now
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.