Dharmasraya, www.gemaundhari.com
Suasana Kampus Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) tampak berbeda pada Senin (05/01/2026). Sekelompok Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tampil percaya diri memerankan berbagai tokoh dalam pentas drama edukatif yang digelar sebagai bagian dari Mata Kuliah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas Tinggi.

Pementasan drama ini merupakan bentuk pembelajaran berbasis praktik yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori sastra, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara kreatif dan kontekstual.
Beragam tema pendidikan dan nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial diangkat dalam setiap pertunjukan.
Dosen pengampu mata kuliah, Feby Kharisna, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk melatih keterampilan berbahasa sekaligus membekali mahasiswa sebagai calon guru sekolah dasar yang kreatif dan inovatif.
“Melalui pementasan drama, mahasiswa belajar mengekspresikan bahasa secara lisan, mengapresiasi karya sastra, serta memahami bagaimana sastra dapat dijadikan media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan di SD,” ujar Feby Kharisna.

Ia menambahkan, pengalaman tampil di depan publik juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa PGSD dalam membangun kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi saat kelak mengajar di kelas.
Antusiasme mahasiswa terlihat sejak tahap persiapan hingga pementasan. Mereka terlibat aktif dalam penulisan naskah, pembagian peran, pengaturan panggung, hingga pendalaman karakter.
Salah satu mahasiswa PGSD mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari perkuliahan pada umumnya.
“Biasanya kami belajar teori di kelas, tetapi lewat drama ini kami benar-benar merasakan bagaimana menghidupkan materi pembelajaran Bahasa Indonesia. Kegiatannya seru dan membuat kami lebih percaya diri,” tuturnya.
Kegiatan “Dari Kelas ke Panggung” ini mendapat apresiasi dari sivitas akademika UNDHARI karena dinilai mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PGSD diharapkan semakin siap menjadi pendidik profesional yang mampu menghadirkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang kreatif dan berorientasi pada penguatan karakter siswa sekolah dasar. (Red)
